adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru, atau lingkungan yang hanya ada di dalam imajinasi, yang disimulasikan oleh komputer.Nah, dengan adanya teknologi ini, maka banyak produsen video yang mengaplikasikan VR ke dalam hasilnya, termasuk film porno.

Setelah mereka menyelam ke dalam penelitian dan pengembangan akan realitas maya, mereka memberikan ribuan pasang Google Cardboard untuk mempromosikan peluncuran Ba

Kini, Ba Doink VR memiliki empat pesaing di luar, yang juga menyajikan konten dengan realitas maya, antara lain Virtual Real Porn, Naughty America, Czech VR, dan Kink VR.

Belum banyak pilihan bagi para penggemar film porno untuk benar-benar tenggelam menikmati konten tersebut.

Fitur pengendali seperti Oculus Touch atau HTC Vive masih baru tersedia untuk para pengembang.

Dulu, konten dengan menyajikan sebuah video tampaknya cukup sulit dilakukan, dan hanya beberapa kalangan profesional saja yang bisa melakukannya.

Sekarang, kita sudah bisa melihat beragam konten video bertebaran dimana-mana, bahkan hampir setiap perusahaan memiliki minimal satu buah konten video untuk dinikmati.

Ba Doink mengklaim bahwa website tersebut merupakan situs pertama yang menyajikan konten porno berbasis Virtual Reality.

Mereka menggunakan Google Cardboard pada bulan Januari 2015.

Banyak orang-orang yang terpikat karena konten VR karena ini merupakan teknologi baru.

Terlebih untuk konten porno berbasis VR, selain berbicara soal model, mereka juga tetap memperbincangkan soal rasa terbaru dari teknologi.

Ceritanya pun dibatasi, biasanya cerita yang diangkat ialah ketika seorang pria tengah dipijat, atau tiba-tiba terbangun di atas tempat tidur rumah sakit setelah kecelakaan.